Tampilkan postingan dengan label Gangguan Jiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gangguan Jiwa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Maret 2015

Pengobatan Alternatif dengan Hipnoterapi

Pada tahun 1734-1815 seorang dokter berkebangsaan Inggris memperkenalkan metode pengobatan medical hipnosis atau yang sekarang lebih dikenal hipnoterapi.

Terapi ini diterapkan untuk psikoterapi, mencegah timbulnya ganguan kesehatan (prevention of diseases), peningkatan taraf kesehatan (health promotion) serta untuk upaya rehabilitasi lainnya.

Di Indonesia, hipnosis sudah diakui sebagai salah satu alternatif penyembuhan yang telah teruji kebenarannya. Bahkan hipnosis kedoteran sudah menjadi seminar resmi bagi calon psikiater di FKUI.

Sedangkan di RSPAD Gatot Subroto sebagai pusat hipnosis kedokteran pertama, menerapkan hipnodonsi (dental Hypnosis) untuk dokter gigi serta para psikiaternya. Jadi, jangan takut untuk mencoba manfaat hipnoterapi.





Hipnoterapi Bukan Gendam

Anggapan masarakat terhadap hipnoterapi sering diasumsikan sama dengan metode gendam yang sering digunakan untuk praktek kejahatan, keduanya memang sama menggunakan gelombang elektromanetik dan energi dalam tubuh manusia, namun ada perbedaan mendasar dalam penerapannya.

Menurut Dr. Erwin, hipnoterapi bukanlah gendam atau ilmu sihir. Seperti yang banyak digunakan dalam kasus kejahatan, korban dibuat tidak sadar dan menyerahkan apa yang dimilikinya. Dalam hipnoterapi, si pasen dijadikan subjek aktif yang dipandu secara sadar dan mau menerima apa yang di lakukan terapis sehingga melakukan energinya sendiri untuk penyembuhan dimaksud. Sedangkan dalam gendam yang terjadi adalah proses magnetisme, yaitu si korban/pasien menjadi obyek pasif dan secara tidak sadar dipengaruhi energi dari si pelaku kejahatan.

Cara Kerja Hipnoterapi

Istilah hipnoterapi mengacu dari kata “Hypno” bahasa Yunani berarti tidur. Memang terapi penyembuhan hipnoterapi diawali dengan mengkondisikan pasien dalam fase relaksasi (seperti orang tertidur) sebelum dilakukan terapi inti. Hipnoterapi bekerja pada jiwa bawah sadar (alpha state) manusia. Untuk membangkitkan jiwa bawah sadarnya, pasien dalam kondisi relaksasi atau atau mengistirahatkan jiwa sadarnya. Saat jiwa sadarnya beristirahat maka jiwa bawah sadarnya akan muncul. Dalam kondisi ini rekaman bawah sadarnya seperti gangguan kesehatan yang dirasakan akan diketahui. Rekaman bawah sadar yang salah atau keliru akan diperbaharui dengan memberikan sugesti-sugesti positif oleh terapis melalui hipnoterapi. Sugesti ini diberikan secara terus menerus hingga keadaan dimana rekaman bawah sadar yang keliru menghilang dan digantikan oleh sugesti positif . Jadi cara Kerja hipnoterapi “bermain” di “piranti lunak” atau badan halus/roh dalam tubuh manusia, papar Dr. Erwin.

Dari pengalaman praktek Dr. Erwin, tingkat keberhasilannya sugesti positif pada pasien berbeda masing-masing orang. Tergantung ganguan berat-ringanya penyakit yang diderita serta kemauan untuk sembuh dari dalam diri pasien. Hipnoterapi tidak bisa langsung menyembuhkan dalam satu atau dua kali terapi, seperti kasus kecanduan narkoba atau pasien ingin berhenti merokok. Jika kecanduan narkoba atau merokok sudah sangat berat, untuk sembuh total proses terapi bisa selama dua tahun. Untuk mempercepat kesembuhan, pasien juga harus proaktif dan mempunyai kemauan yang kuat untuk sembuh. Dalam hipnoterapi, terapis hanya berperan sebagai fasilitator, pasien harus kooperatif dan sebagai subyek aktif. Agar proses terapi tepat sasaran, pasin harus benar-benar memahami betul maksud dan tujuan hipnoterapi. Harus ada kesepakatan antara pasien dan terapis, karena pasienlah sebenarnya yang paling tau apa yang dideritanya, tutur dokter yang praktek di Klinik Prorevital di daerah Cempaka Putih dan RSPAD Jakarta.

Sembuhkan Stres, Depresi dan Fobia

Hipnoterapi lebih efektif digunakan untuk mengobati ganguan kesehatan yang sifatnya fungsional. Ganguan kesehatan karena defisiensi organik dalam tubuh maupun defisiensi zat dari luar tubuh tidak bisa disembuhkan. Seperti kasus kekurangan zat gizi tertentu, dehidrasi atau ganguan penyakit kulit, tetap harus diobati dengan pengobatan medis yang lain, tidak bisa dengan hipnoterapi. Begitu juga kasus trauma fisik seperti patah tulang, tandas Dr. Erwin. Dalam prakteknya, Dr.Erwin lebih banyak menangani penyakit akibat ganguan neurosis, seperti stres, depresi, fobia, atau rasa cemas yang berlebihan.

Ganguan kejiwaan seperti stres lebih mudah disembuhkan dengan hipnoterapi, dengan memberikan sugesti, pasien bisa ditenangkan. Kebanyakan orang melakukan tindakan fisik untuk pencegahan dan penyembuhan penyakit kejiwaan. Penyakit jenis ini lebih tepat diobati dengan hipnoterapi, karena yang sakit bukan fisiknya namun jiwanya. Ganguan bioplasmik juga bisa disembuhkan dengan hipnoterapi. Ganguan bioplasmik biasanya ditandai dengan menurunnya ketahanan fisik dan mental.

Self Healing

Selain dilakukan oleh terapis, hipnoterapi juga bisa dilakukan untuk penyembuhan diri sendiri atau self healing. Sebenarnya beberapa penyakit sumbernya dari pikiran kita. Ramalan diri sendiri atau sugesti hipnosis seringkali menjadi nyata karena pikiran kita yang memasukan sugesti dalam proses pemikiran. Seperti saat kita kehujanan, di dalam pikiran kita akan tersugesti, saya akan sakit kepala atau pusing karena kehujanan. Akibatnya tubuh benar-benar mengalami sakit kepala. Padahal jika ditanamkan sugesti saya akan sehat dan tidak akan terjadi apa-apa maka sakitpun tidak akan datang. Fenomena seperti ini yang disebut oleh pengobatan memdis barat sebagai efek plasebo.

Banyak penyakit bisa disembuhkan dengan autohipnosis, berdasarkan pengalaman praktek Dr. Erwin, penyakit seperti ketergantungan narkoba, stres, vertigo, insomnia, fobia, migrain, hingga menguruskan bebrat badan bisa disembuhkan dengan autohipnosis. Pada kondisi orang sehat, autohipnosis juga bisa digunakan untuk menghindari rekaman negatif, mencegah timbulnya penyakit dan meningkatkan daya tahan tubuh. Ketika tercapai kondisi badan yang sehat, daya tahan tubuh juga meningkat dan badan menjadi tidak mudah sakit. Kemampuan melakukan autohipnosis bisa dipelajari dengan kursus hipnoterapi, dengan 20 kali pertemuan, biasanya Anda sudah bisa melakukan autohipnosis.

Efek Negatif dan Positif

Kelebihan hipnoterapi adalah murah, karena bisa dilakukan sendiri. Hipnoterapi juga relatif lebih efektif menghilangkan rasa nyeri dibandingkan pengobatan analgesik, termasuk morfin sekalipun. Hipnoterapi juga aman tanpa efek negatif seperti efek ketergantungan. Walaupun relatif aman, hipnoterapi mempunyai efek samping. Pada beberapa pasien bia menimbulkan abreaksi. Suatu keadaan dimana pasien keluar dari rekaman bawah sadarnya secara serentak. Akibatnya bisa menimbulkan rasa kekesalan atau kesedihan secara berlebihan, reaksinya pasien bisa tidak terkendali, namun kondisi biasanya tidak berlangsung lama dan bisa dikendalikan oleh terapis.

Hipnoterapi kini telah berkembang baik di Indonesia. Di kota Medan sendiri, Accurate Health Center merupakan salah satu klinik hipnoterapi yang berpadu kepada konsultasi psikologi dan akupunktur akan membantu pasien menyembuhkan penyakit kronis maupun akut secara fisik dan psikologis.

"Accurate" Health Center Medan merupakan pusat pengobatan konsultasi psikologi dan hipnoterapi akan menerapkan terapi holistik akan memberikan sajian-sajian positif dalam materi pengobatan, seperti penguatan pikirian, sugesti, motivasi, pembukaan pikiran, dsb. Di samping itu "Accurate" Health Center Medan juga dapat menyediakan terapi akupunktur, pijat maupun ramauan tradisional untuk mengobati berbagai jenis penyakit.

Pengobatan "Accurate" Health Center merupakan pengobatan yang aman, alami dan tanpa efek samping. Rahasia Terjamin.

Hubungi "Accurate" Health Center untuk penangananya.

"Accurate" Health Center Medan
Jl. Tilak No. 76 (Simpang Demak)
Telp. (061) 7322480
Medan

Website : Http://www.accuratehealth.blogspot.com 

Rabu, 17 Juli 2013

Hipnoterapi menghilangkan Halusinasi

Halusinasi adalah gangguan pencerapan (persepsi) pasca indera tanpa adanya rangsangan dari luar yang dapat meliputi semua system penginderaan di mana terjadi pada saat kesadaran individu itu penuh / baik.

Halusinasi merupakan bentuk yang paling sering dari gangguan persepsi. Bentuk halusinasi ini bisa berupa suara-suara yang bising atau mendengung, tapi yang paling sering berupa kata-kata yang tersusun dalam bentuk kalimat yang agak sempurna. Biasanya kalimat tadi membicarakan mengenai keadaan pasien sedih atau yang dialamatkan pada pasien itu.

Akibatnya pasien bisa bertengkar atau bicara dengan suara halusinasi itu. Bisa pula pasien terlihat seperti bersikap dalam mendengar atau bicara keras-keras seperti bila ia menjawab pertanyaan seseorang atau bibirnya bergerak-gerak. Kadang-kadang pasien menganggap halusinasi datang dari setiap tubuh atau diluar tubuhnya. Halusinasi ini kadang-kadang menyenangkan misalnya bersifat tiduran, ancaman dan lain-lain.

Halusinasi secara umum dapat ditemukan pada pasien gangguan jiwa seperti: Skizoprenia, Depresi, Delirium dan kondisi yang berhubungan dengan penggunaan alkohol dan substansi lingkungan. Berdasarkan hasil pengkajian pada pasien dirumah sakit jiwa ditemukan 85% pasien dengan kasus halusinasi.

Klasifikasi halusinasi sebagai berikut :

a. Halusinasi dengar (akustik, auditorik), pasien itu mendengar suara yang membicarakan, mengejek, menertawakan, atau mengancam padahal tidak ada suara di sekitarnya.
b. Halusinasi lihat (visual), pasien itu melihat pemandangan orang, binatang atau sesuatu yang tidak ada.
c. Halusinasi bau / hirup (olfaktori). Halusinasi ini jarang di dapatkan. Pasien yang mengalami mengatakan mencium bau-bauan seperti bau bunga, bau kemenyan, bau mayat, yang tidak ada sumbernya.
d. Halusinasi kecap (gustatorik). Biasanya terjadi bersamaan dengan halusinasi bau / hirup. Pasien itu merasa (mengecap) suatu rasa di mulutnya.
e. Halusinasi singgungan (taktil, kinaestatik). Individu yang bersangkutan merasa ada seseorang yang meraba atau memukul. Bila rabaab ini merupakan rangsangan seksual halusinasi ini disebut halusinasi heptik.

Halusinasi dapat juga terjadi pada saat keadaan individu normal yaitu pada individu yang mengalami isolasi, perubahan sensorik seperti kebutaan, kurangnya pendengaran atau adanya permasalahan pada pembicaraan. Penyebab halusinasi pendengaran secara spesifik tidak diketahui namun banyak faktor yang mempengaruhinya seperti faktor biologis , psikologis , sosial budaya,dan stressor pencetusnya adalah stress lingkungan , biologis , pemicu masalah sumber-sumber koping dan mekanisme koping.

Pasien dengan halusinasi cenderung menarik diri, sering di dapatkan duduk terpaku dengan pandangan mata pada satu arah tertentu, tersenyum atau bicara sendiri, secara tiba-tiba marah atau menyerang orang lain, gelisah, melakukan gerakan seperti sedang menikmati sesuatu. Juga keterangan dari pasien sendiri tentang halusinasi yang di alaminya (apa yang di lihat, di dengar atau di rasakan).

Penanganan

Ketika anda tiba-tiba bisa mendengar suara saat tidak ada yang berbicara dan tidak ada orang lain yang mendengar suara tersebut. Atau Anda merasa melihat seseorang atau benda yang tidak dilihat atau tidak disadari oleh orang lain. Bahkan, saat Anda merasakan ada sesuatu yang menyentuh kulit, padahal tidak ada yang menyentuh Anda, itu juga bisa disebut halusinasi.

Namun pada beberapa kasus, halusinasi dapat terjadi akibat penyakit tertentu, seperti skizofrenia atau depresi yang sangat parah atau gangguan bipolar. Hal-hal sederhana seperti kurang tidur, demam, penggunaan obat-obatan terlarang, seperti kokain, amfetamin, atau konsumsi alkohol juga dapat menyebabkan halusinasi pada Anda. Cobalah konsultasi dengan ahli psikologi untuk mendapatkan perawatan psikologi secara klinis. Pengobatan hipnoterapi dapat membantu pasien mengendalikan halusinasi dengan penguatan pikiran alam bawah sadar, self talking, motivasi maupun terapi agama.

Accurate Health Center Medan merupakan pusat pengobatan konseling psikologi, hipnoterapi dan pengobatan alternatif akupunktur akan membantu pasien menghilangkan kondisi halusinasi yang diderita. Perasaan halusinasi yang sering menganggu dapat lenyap atau menghilang sedikit demi sedikit dengan terapi secara rutin. Pengobatan alternatif, seperti ramuan obat tradisional juga dapat membantu banyak untuk memperbaiki sistem syaraf otak yang terganggu.

Pengobatan "Accurate" Health Center merupakan pengobatan yang aman, alami dan tanpa efek samping. Rahasia Terjamin.

Hubungi "Accurate" Health Center untuk penangananya.

"Accurate" Health Center Medan
Jl. Tilak No. 76 (Simpang Demak)
Telp. (061) 7322480
Medan

Website : Http://www.accuratehealth.blogspot.com 

Senin, 13 Mei 2013

Gangguan Tidur Bagian dari Gangguan Jiwa

Medan Bisnis - Medan. Tidur merupakan proses mengistirahatkan seluruh anggota tubuh setelah beraktivitas sehari penuh. Tidur yang cukup dapat memberikan kontribusi yang baik bagi seseorang dalam menjalankan rutinitasnya besok hari. Tapi, terkadang gangguan tidur bisa terjadi kepada siapa saja tanpa disadari.

Menurut Fudin Pang, Akp, S.Psi, M.Psi, psikolog dari Accurate Health Centre yang berlokasi di Jalan Tilak No 76 Medan, gangguan tidur seperti igauan dan tidur berjalan disebut dengan Somnambulisme (sleep walking).

Pada usia anak dan remaja gangguan tidur yang rentan terjadi ialah sleepwaking, teror night, dan mimpi buruk. Bagi orang dewasa, gangguan tidur ini berupa sleep walking, teror tidur, mimpi buruk, imsomnia, hipersomnia, dan gangguan jadwal tidur lainnya.

Menurut Fudin, gangguan tidur ini lebih rentan dialami oleh orang dewasa ketimbang anak-anak dengan disertai oleh kecemasan dan depresi. Pria yang berprofesi sebagai sinshe ini menjelaskan, penyebab terjadinya gangguan tidur pada anak-anak dan dewasa biasanya terjadi seiring dengan perkembangan tumbuh besar si anak dan psikogenik (non organik) pada orang dewasa.

Ia mengatakan, gangguan tidur berupa tidur adalah proses yang tidak wajar karena termasuk dalam gangguan jiwa. Sebaliknya, mengigau bukan bagian dari gangguan jiwa karena tidak non organik.” Tidak ada gangguan jiwa organik,” sebut Fudin.

Dalam pandangan masyarakat awam, mengigau berkaitan dengan mimpi. Fudin menerangkan, pada dasarnya tidak ada kaitan yang begitu jelas antara mengigau dengan mimpi karena mengigau belum tentu individu bermimpi. Selain itu jika usia anak-anak ia sudah mengigau bukan karena faktor keturunan. Namun lebih disebabkan oleh faktor psikologis seperti ketakutan, ancaman, perkembangan anak, serta kondisi jiwa yang tidak tenang pada saat aktivitas sehari-hari.

Apabila sedari kecil si anak telah mengalami igauan dan kemungkinan hal itu terus berlanjut sampai besar. Sebenarnya tergantung dengan kondisi jiwa si anak tadi. “Kalau kondisi jiwanya telah membaik maka tidak akan mengigau lagi dan dapat tidur lebih lelap,”jelas akupunkturis tersebut.

Namun, bila terjadi proses lanjutan dari mengigau dan tidur berjalan ini, dapat membahayakan kondisi jiwa karena gangguan tidur merupakan salah satu dari gangguan jiwa lainnya baik mental dan fisik. Biasanya, gangguan tidur akan terjadi pada fase 1/3 awal tidur malam. Seseorang akan terbangun dalam kondisi tidur dan terus berjalan-jalan.

Fudin menjelaskan, jika si pasien mengalami hal ini maka Accurate Health Centre akan melakukan konseling psikologi, hipnoterapi, dan terapi akupuntur. Dalam variasi tidur berjalan, si penderita biasanya akan berjalan-jalan dengan kesadaran yang berubah, wajah bengong, tidak memberikan respon dan komunikasi, bangun tidak mengingat apa-apa, susah dibangunkan atau disadarkan.” Kalau kategori ringan dan berat variasi tidur berjalannya tergantung kualitas, kuantitas, lama dan berat penyakitnya,” ucap Fudin.

Bagi orang tua khususnya, saran Fudin, pengamanan yang dilakukan untuk menghindari risiko cedera yang terjadi pada anak-anak sebagai akibat dari tidur berjalan yang membahayakan ialah perbaikan jiwa, psikoterapi, terapi meditasi, yoga, olahraga, makanan sehat, jauhi kecemasan, depresi, ketakutan, dan hipnoterapi.

Diusahakan juga, saran Fudin, penjagaan dengan baik karena susah sadar dan kurang mendapatkan respon serta komunikasi dengan orang-orang di sekitarnya.” Karena mental yang lemah lebih parah dari fisik yang lemah. Sebab yang mendongkrak fisik adalah mental,” tuturnya.

Fudin menyebutkan, rentang waktu si anak mengalami tidur berjalan tidak dapat ditentukan karena mulai dari anak-anak sampai dewasa bisa saja terjadi. Terakhir Fudin menyarankan, bila orang tua melihat buah hatinya tidur dalam kondisi berjalan sebaiknya berusaha untuk membangunkan dan berkomunikasi dengannya.(wiwik handayani).

"Accurate" Health Center Medan
Jl. Tilak No. 76 (Simpang Demak)
Telp. (061) 7322480
Medan 
 
Website : Http://www.accuratehealth.blogspot.com 

Rabu, 08 Mei 2013

Pemulihan Penderita Gangguan Jiwa (Skizofrenia) dengan Akupunktur & Hipnoterapi

Skizofrenia adalah gangguan kejiwaan dan kondisi medis yang mempengaruhi fungsi otak manusia, mempengaruhi fungsi normal kognitif (cara berpikir), emosional dan tingkah laku. Ia adalah gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antarpribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra).

GEJALA GANGGUAN JIWA (SKIZOFRENIA) : 
  1. Waham, yaitu keyakinan yang berlawanan dengan kenyataan
  2. Halusinasi yaitu suatu pengalaman indrawi tanpa adanya stimulasi dari lingkungan. Yang paling sering terjadi adalah halusinasi auditori kemudian halusinasi visual.
  3. Disorganisasi bicara, yaitu pembicaraan yang aneh dimana terjadi inkoherensi dalampercakapan penderita. Bicara juga dapat terganggu karena sesuatu hal yang disebut dengan asosiasi longgar, atau keluar jalur, dalam hal ini penderita dapat lebih berhasil dalam berkomunikasi dengan seorang pendengar namun mengalami kesulitan untuk tetap pada satu topic pembicaraan.
  4. Disorganisasi perilaku atau perilaku katatonik. Penderita mengalami ktidakmampuan untuk mengatur perilakunya dan menyesuaikannya dengan berbagai standar masyarakat. Penderita juga mengalami kesulitan melakukan tugas sehari-hari dalam hidup.
  5. Simtom-simtom negatif, yaitu berbagai defisit perilaku seperti :
a. apatis yaitu kondisi kurangnya energi dan ketiadaan minat atau ketidakmampuan untuk tekun melakukan apa yang biasanya merupakan aktifitas rutin.
b. Alogia yaitu kondisi dimana penderita mengalami miskin percakapan, jumlah total percakapan sangat jauh berkurang. Dalam miskin isi percakapan, jumlah percakapan memadai, namun hanya mengandung sedikit informasi dan cenderung membingungkan serta diulang-ulang.
c. Anhedonia yaitu ketidakmampuan untuk merasakan kesenangan, tercermin dalam kurangnya minat dalam berbagai aktifitas rekreasional, gagal untuk mengembangkan hubungan dekat dengan orang lain, dan kurangnya minat dalam hubungan seks.
d. Afek datar, penderita hampir tidak ada stimulus yang dapat memunculkan respon emosional.
e. Asosialitas, penderita mengalami ketidakmampuan parah dalam hubungan sosial. Penderita hanya memiliki sedikit teman, keterampilan sosial yang rendah, dan sangat kurang berminat untuk berkumpul bersama orang lain.
JENIS-JENIS GANGGUAN JIWA (SKIZOFRENIA) : 

1. Skizofrenia tipe paranoid, ditandai dengan waham kejar(rasa menjadi korban ataudimata-matai), atau waham kebesaran, halusinasi, dan kadang-kadang keagamaan yang berlebihan (fokus waham agama), atau perilaku agresif dan bermusuhan.
2. Skizofrenia tipe tidak terorganisasi, ditandai dengan afek datar atau afek yang tidak sesuai secara nyata, inkoherensi, asosiasi longgar, dan disorganisasi perilku yang ekstrem
3. Skizofrenia tipe katatonik, ditandai dengan gangguan psikomotor yang nyata, baik dalam bentuk tanpa gerakan atau aktifitas motorik yang berlebihan, negativisme yang ekstrem, mutisme, gerakan volunter yang aneh, atau eksopraksia. Imobilitas motorik dapat terlihat berupa katalepsi (frexibilitas cerea) atau stupor. Aktivitas motorik yang berlebihan terlihat tanpa tujuan dan tidak dipengaruhi oleh stimulus eksternal. Skizofrenia katatonik,dapat dibagi menjadi:
a. Katatonik stupor atau mutisme; pasien tidak berespon terhadap lingkungan atau orang. Walaupun penampilan klinisnya demikian, pasien sering menyadari hal-hal yang sedang berlangsung di sekitarnya.
b. Katatonik negativisme : pasien melawan semua perintah-perintah atau usaha-usaha fisik untuk menggerakkan dirinya.
c. Katatonik rigiditas : pasien secara fisik sangat kaku
d. Katatonik postur : pasien mempertahankan posisi yang tidak biasa atau aneh.
e. Katatonik kegembiraan: pasien sangat aktif dan gembira. Mungkin dapat mengancam jiwanya karena kelelahan
4. Skizofrenia tipe tidak dapat dibedakan, ditandai dengan gejala-gejala skizofrenia campuran (atau tipe lain) disertai gangguan afek dan perilaku
5. Skizofrenia tipe residual, ditandai dengan setidaknya satu episode skizofrenia sebelumnya, tapi saat ini tidak psikotik, menarik diri dari masyarakat, afek datar serta asosiasi longgar.


PENYEBAB GANGGUAN JIWA (SKIZOFRENIA) : 

Pengaruh Neurobiologis. Ada beberapa teori tentang pengaruh neurogiologis yang menyebabkan Skizorenia. Salah satunya adalah ketidakseimbangan pada dopamin yaitu salah satu sel kimia dalam otak. Pada pasien penderita, ditemukan penurunan kadar transtiretin atau pre-albumin yang merupakan pengusung hormon tiroksin,  yang menyebabkan permasalahan pada zalir serebrospinal.

Skizofrenia bisa mengenai siapa saja. Data American Psychiatric Association (APA) tahun 1995 menyebutkan 1% populasi penduduk dunia menderita skizofrenia. 75% penderita skizofrenia mulai mengidapnya pada usia 16-25 tahun. Usia remaja dan dewasa muda memang berisiko tinggi karena tahap kehidupan ini penuh stres. Kondisi penderita sering terlambat disadari keluarga dan lingkungannya karena dianggap sebagai bagian dari tahap penyesuaian diri.

Pengenalan dan intervensi dini berupa psikososial sangat penting karena semakin lama ia tidak diobati, kemungkinan kambuh semakin sering dan resistensi terhadap upaya terapi semakin kuat. Seseorang yang mengalami gejala skizofrenia sebaiknya segera dibawa ke psikolog.

PEMULIHAN PENDERITA GANGGUAN JIWA (SKIZOFRENIA) :

Penderita gangguan jwa (skizofrenia) dapat disembuhkan dan dipulihkan melalui terapi psikologi dan dipadu dengan terapi akupunktur. Terapi psikologi akan dibimbing oleh pakar psikologi (psikolog) berupa psikoterapi, hipnoterapi, terapi pernafasan, terapi konsentrasi, terapi penenangan sedangkan terapi akupunktur dapat berfungsi untuk menurunkan gejala depresi dengan memperbaiki titik-titik depresi yang ada di dalam tubuh penderita.

Kini, penderita gangguan jiwa (skizofrenia) mempunyai kesempatan pemulihan dengan mengikuti terapi holistik, yaitu pelayanan yang bersifat alamiah (sembuh secara alami dalam tubuh), Terapi holistik merupakan terapi alternatif yang dapat diterapkan kepada penderita untuk kesembuhan secara total dan bukan hanya sementara, karena terapi holistik merupakan terapi yang bersifat alam, seperti hipnoterapi, akupunktur, pembukaan pikiran, motivasi hidup, fisioterapi, terapi pernafasan sampai kepada ramuan obat tradisional. Tanpa memiliki efek samping dan aman.

Penderita gangguan jiwa (skizofrenia) memiliki harapan kesembuhan yang cukup tinggi dengan mengikuti terapi holistik. Accurate Health Center Medan melayani penderita gangguan jiwa dengan pelayanan holistik. Terapi akupunktur dan hipnoterapi. Terapi-terapi lain juga akan diberikan guna menunjang proses penyembuhan, seperti refleksi kaki, fisioterapi, ramuan obat tradisional, pijat pengobatan, dsb.

Pengobatan "Accurate" Health Center merupakan pengobatan yang aman, alami dan tanpa efek samping. Rahasia Terjamin.

Hubungi "Accurate" Health Center untuk penangananya.

"Accurate" Health Center Medan
Jl. Tilak No. 76 (Simpang Demak)
Telp. (061) 7322480
Medan

Website : Http://www.accuratehealth.blogspot.com